Sikap Seorang Pemimpin Perusahaan

Desain Grafis dan Percetakan
Apakah Anda mampu mandiri ketika diperlukan dan membuat keputusan yang akan mengatur hasil usaha? Apakah Anda memiliki kontrol atas mereka? Apakah bawahan Anda menganggap Anda sebagai orang yang pengasih dan tegas, adil, manusiawi, dan memperhatikan kesejahteraan mereka? Jika mereka tidak menganggap demikian, Anda tidak akan pernah mampu menerapkan rencana Anda ke dalam tataran aksi.

Apakah Anda melakukan apa pun yang diperlukan untuk mencapai tujuan Anda, sekalipun berlawanan dengan perasaan orang lain yang bisa menghancurkan tujuan perusahaan?

Sekiranya persoalan di atas menjadi bahan pertimbangan, filosofi ideal pemimpin perusahaan harus dibuat dengan jelas sebelum dilakukan tindakan tertentu. Karena setiap orang yang gembira dengan tugas yang diberikan akan menjalankan tugas itu dengan penuh harga diri. Anda harus menghargai dan mengingatkan bawahan Anda dengan intensitas yang sama dan Anda jangan memperlakukan favoritisme.

Apa pun yang Anda lakukan yang tidak dibangun atas dasar keseimbangan akan hancur, membuat Anda sangat berduka. Perlakukan semua staf setara dan izinkan setiap bawahan Anda untuk mengetahui bahwa mereka berperan penting di tempat mereka.

Seorang pemimpin perusahaan harus memberikan segala sesuatunya untuk semua orang, namun ia harus sejalan dengan dirinya sendiri dan tidak mengeluarkan perintah dengan ragu-ragu. Tidak ada yang perlu Anda pertimbangkan bagaimana Anda akan mengatasinya. Ketika mengatasi masalah perilaku, Anda harus bersifat obyektif dan Anda perlu memisahkan perilaku sendiri dari kepribadian orang tersebut. Anda harus ingat bahwa ini adalah perilaku yang harus Anda perhatikan, bukan kepribadian secara individu. Apakah perilaku seseorang dapat ditimbulkan oleh penyebab internal atau eksternal, yang pasti hal itu akan membantu mengevaluasi bagaimana perilaku dapat mempengaruhi kehidupan mereka.

Jika seseorang mengalami kejutan serius akibat sistem itu, maka itu merupakan perilaku beralasan. Hal ini memang menjadi sangat tidak membahagiakan. Karena stres menyebabkan Anda sulit mengontrol emosi. Ini juga cukup alami untuk mencoba melakukan pengurangan/pengusiran rasa sakit atau kecemasan.

Namun masalah-masalah serius akan muncul apabila perilaku ini terus teijadi dalam waktu yang lama. Sehingga jika orang mengalami mabuk berat dalam waktu yang lama setelah sick, akan timbul masalah jangka panjang yang dengan sendirinya dapat mempengaruhi mereka secara cepat. Dan ketika hal itu tidak memungkinkan untuk membatasi seberapa lama seseorang harus mengungkapkan perilaku yang tidak sesuai, maka reaksi yang sangat ekstrim akan mengindikasikan orang itu tidak mampu mengatasi situasi dan kemungkinan membutuhkan bantuan.

Sehingga sebelum Anda mencoba mengatasi perilaku ini, Anda perlu mencoba menganalisis apakah ini dapat mengurangi stres atau tidak sehingga Anda tahu betul kebutuhan emosional yang mendalam.

Motivasi Sukses Sebelumnya
Kunci Sukses
Pendengar dan Pembicara Yang Baik
Post a Comment